Macam-macam Indirect Speech Bahasa Inggris

Grammar Bahasa Inggris By Neth Herman

Ada 5 pola kalimat Indirect Speech/Reported Speech dalam Grammar Bahasa Inggris, yakni:

  1. Indirect Speech dalam bentuk Statement.
    Statement ini mencakup pola kalimat positif dan negatif.
    (Positive Indirect Speech dan Negative Indirect Speech).
  2. Indirect Speech dalam bentuk Yes-no Question.
    Yes-no question adalah pertanyaan yang dijawab dengan /ya/ atau /tidak/.
  3. Indirect Speech dalam bentuk Command Expression (Kalimat Perintah)Kalimat perintah disini mencakup; kalimat perintah dalam bentuk nominal dan kalimat perintah dalam bentuk verbal.
  4. Indirect Speech dalam bentuk Prohibition (Kalimat Larangan)Probition/kalimat larangan juga mencakup; pola kalimat larangan dalam bentuk nominal dan verbal.
  5. Indirect Speech dalam bentuk Exclamation (Kalimat Seru)


Dari keempat bentuk Indirect Speech tersebut, kita juga akan membahas, bagaimana bentuk Indirect Speech dalam pola kalimat: Ajakan (Invitation) dan Question Word (phrases). Khusus untuk pola pertama telah dijabarkan di bahasan terdahulu mengenai: Memahami Direct and Indirect Speech dalam Bahasa Inggris.

Contoh:
- Pola positive indirect speech: She said that she knew everything.
Kalimat Indirect speech tersebut berasal dari: She says "I know everything".

- Pola negative indirect speech: She said that she didn't know anything.
Kalimat Indirect speech tersebut berasal dari: She says "I don't know anything".


Indirect Speech dalam bentuk Kalimat Tanya Yes-no Question

Dalam bentuk kalimat tanya (yes-no question), gunakan kata penghubung berupa: /whether/ atau /if/ dalam pola indirect speech-nya.

Contoh:
Direct speech:
He asked "Are you okay?"

Indirect speech:
He asked if I was okay.

atau,

He asked whether I was okay.

Indirect Speech dalam bentuk Kalimat Perintah/Command

Pola kalimat perintah/command expression akan menggunakan kata (baca: preposisi bahasa inggris) "to" didepan kata kerjanya seperti contoh berikut ini:

Direct speech:
She orders "come here!"

Indirect speech:
She ordered me to go there.

Catatan:
Oleh karena kalimat perintah /come here/ diucapkan oleh orang pertama dan kita/saya sebagai pendengar (yang akan mengulangi kata-kata orang pertama tersebut) maka; kata kerja /come/ akan berubah otomatis menjadi /go/ dan adverb of place /here/ menjadi /there/.

Contoh lain:
She asked "Please help me!"

Indirect speech-nya:
She asked me to help her.

#a. Indirect Speech berpola Nominal Command Expression

Letakkan prase "to be" didepan complement-nya.
Contoh:

She ordered "be patient, please"

Indirect speech-nya:
She ordered me to be patient.


#b. Indirect Speech berpola Verbal Command Expression

Letakkan prase "to" didepan lexical verb-nya.
Contoh:

She ordered "sit down, please"

Indirect speech-nya:
She ordered me to sit down.



Indirect Speech dalam bentuk Kalimat Larangan/Prohibition

 Pada kalimat larangan, tambahkan "NOT" didepan preposisi "TO".
Contoh:

Direct speech:
She says "don't be lazy!"

Indirect speech:
She forbid me not to be lazy.

Perhatikan bahwa, setelah kata negasi /not/ ada prase /to be/ + adjective yang merupakan bentuk nominal dari kalimat larangan yang dalam hal ini diubah ke bentuk indirect speech dalam pola kalimat larangan.

#a. Indirect Speech berpola Nominal Prohibition

Letakkan prase "not to be" didepan complement-nya.
Contoh:

She ordered "don't be careless"

Indirect speech-nya:
She ordered me not to be careless.


#b. Indirect Speech berpola Verbal Prohibition

Letakkan prase "not to" didepan lexical verb-nya.
Contoh:

She ordered "don't touch the glasses, please"

Indirect speech-nya:
She ordered me not to touch the glasses.



Indirect Speech dalam bentuk Kalimat Seru/Exclamation

Pada kalimat seru (exclamation), letakkan preposisi "to" pada kata kerjanya.
Contoh:

She reminded "Watch out!"

Indirect speech-nya:
She reminded to watch out.

____________________________

Tambahan dalam hal Pola Kalimat Indirect Speech:

#a. Indirect Speech dalam bentuk WH+ Question:

Apabila Direct speech mengandung pola kalimat tanya yang menggunakan question word, maka ubahlah susunan (unsur-unsur kalimat pertanyaan) tersebut kedalam bentuk kalimat positif atau sub-clause.

Contoh:
He asked "How do you drive your car?"

Indirect speech-nya:
He asked how I drove my car.

Kalimat /how I drove my car/ adalah sub clause dari kalimat utamanya yaitu: /he asked/. Sub-clause ini terbentuk manakala kalimat langsung (direct speech)-nya /how do you drive your car/ diubah kebentuk Indirect speech. Tidak ada perubahan lain selain mengubahnya kebentuk kalimat positif dan bukan lagi bentuk pertanyaan.

Sama halnya apabila direct speech mengandung Question Word Phrases (Prase Kata Tanya).
Contoh:

Direct speech:
She asked "How long have you been staying in this city?"

Indirect speech:
She asked how long I had been staying in that city.

#b. Indirect Speech dalam bentuk Ajakan (Invitation):

Dalam bentuk ajakan/invitation, tambahkan prase "to us" setelah kata "said"-nya.

Contoh:
He said "let's go to school".

Indirect speech-nya:
He said to us to go to school.



Dari keseluruhan uraian diatas, ada satu hal lagi yang lumayan penting, yakni: kata pengantar dari direct speech dan indirect speech.

Contoh:

Direct speech:
He says "the girl leaves me alone".

Indirect speech:
He said that the girl left him alone

Ungkapan /he says/ atau /he said that/ disebut sebagai kata pengantar direct and indirect speech. Ketentuan atas kata pengantar ini digunakan berdasarkan pola direct and indirect speech yang sedang digunakan.

  • /said That/ digunakan dalam pola Statement.
  • /asked if/ atau /asked whether/ digunakan dalam pola Yes-no Question.
  • /asked + question word/ digunakan dalam pola Question yang mengandung Question word atau question word phrases.
  • /ordered me/ atau /commanded me/ digunakan dalam pola Perintah/command
  • /forbid me/ digunakan dalam pola Larangan/prohibition. 
  • /said to us/ digunakan dalam pola kalimat Ajakan/invitation
  • /reminded/ atau /reminded me/ digunakan dalam pola Exclamation.

Disamping ketentuan diatas, dapat pula kita menggunakan kata pengantar /wondered/ pada pola kalimat Yes-no Question atau Question yang mengandung question word/question word phrases.

Contoh:

Direct speech:
She asked " Do you follow the class?"

Indirect speech:
She asked if I followed the class.

atau,

She wondered if I followed the class.