"IF" Clause, Conditional "IF", Conditional Sentence TYPE 1

Grammar Bahasa Inggris By Neth Herman

If clause adalah nama lain dari "Conditional If" yang secara umum disebut sebagai Conditional Sentence. Apa itu "Conditional"? dan apa hubungannya dengan kata penghubung (conjunction) "If"?
Conditional berasal daari kata /condition/ yang berarti: "kondisi" atau "keadaan". Penambahan akhiran (baca:suffix) berupa /-al/lih.glossary pada kata /condition/ mengandung makna: "segala hal yang berhubungan dengan - kondisi".

Menurut istilah grammar bahasa inggris, conditional diterjemahkan sebagai: "suatu kondisi yang bersyarat". Bila makna conditional dihubungkan dengan kata penghubung "if", maka conditional if diartikan sebagai "suatu rencana yang bersyarat".

Contoh:
Jika kamu datang, saya akan memberimu hadiah.

Pada contoh diatas, bentuk syarat itu ada dalam kalimat /jika kamu datang/ dan bila syarat terpenuhi /datang/ maka /saya akan memberimu hadiah/. Kalimat bersyarat itu akan terbentuk apabila ada kata penghubung /Jika/. Dengan kata lain, kata penghubung /jika/ (dalam bahasa inggris: "if") digunakan untuk membentuk kalimat tertentu menjadi conditional (bersyarat).

Perhatikan ilustrasi berikut ini!

Conditional Sentence,if clause, conditional if - Grammar Bahasa Inggris
Akan tetapi, jika syarat terpenuhi, secara otomatis, rencana tidak akan terlaksana.

Conditional IF Type 1

Dalam grammar bahasa inggris, ada 3 bentuk conditional if, yaitu:
  • Conditional If - Type 1
  • Conditional If - Type 2
  • Conditional If - Type 3
Pada kesempatan kali ini, kita hanya akan membahas bagian pertama, yaitu: conditional If type 1 atau Conditional Sentence Type 1.

Seperti pada contoh kalimat sebelumnya bahwa, terdapat 2 buah kalimat didalam membuat kalimat conditional sentence ini:

Kalimat pertama:
If you come here

Kalimat kedua:
I will give you a present.

Dengan penambahan kata penghubung "IF" dimana "IF" digunakan untuk menghubungkan kedua kalimat tersebut diatas, akan terbentuk kalimat conditional sentence tersebut sehingga menjadi:

If you come here, I will give you a present.

Andapun dapat merubah kalimat diatas dengan meletakkan "IF" ditengah dari kedua kalimat tersebut:

I will give you a present if you come here.

Apa perbedaan diantara kedua bentuk kalimat diatas?
Jika IF diletakkan diawal susunan kalimat tersebut, maka tambahkan tanda "koma" /,/ didepan kalimat kedua sehingga menjadi:

If you come here, I will give you a present.

Jika /if/ diletakkan ditengah dari kedua kalimat tersebut, maka hilangkan tanda koma-nya, sehingga menjadi:

I will give you a present if you come here.

Pola Kalimat Conditional Sentence

Pola apa yang digunakan dalam membuat kalimat Conditional Sentence tersebut?
Ada 2 pola kalimat yang digunakan pada Conditional Sentence Type 1 ini yakni:
1. Simple Present Tense (baik verbal maupun nominal)
2. Simple Future Tense (baik verbal maupun nominal)

Susunan kalimatnya sebagai berikut:

If + Simple Present Tense + Simple Future Tense

atau,

Simple Future Tense + If + Simple Present Tense


Contoh kalimat Conditional Sentence Type 1

I  will help you if you ask me to.
If you get A, we will make a party.
She will not reply my letter if she doesn't love me


Catatan: will not bisa disingkat menjadi: /won't/.
Untuk lebih jelas mengenai Simple Present Tense dan Simple Future Tense, silahkan baca bahasan sebelumnya.

Adalah keliru bila kita menggabungkan kata penghubung /if/ dengan simple future tense.
Contoh:
If I will make a party, you get A (Salah!)
If you get A, I will make a party (Benar!)

Sifat Conditional Sentence Type 1

Conditional Sentence Type 1 disebut juga "kalimat pengandaian" (atau, berandai-andai). Andai kata syarat terpenuhi maka rencana akan terlaksana. Akan tetapi, kemungkinan terlaksananya rencana itu sama besar dengan kemungkinan terpenuhinya syaratnya. Dengan kata lain;

Syarat Terpenuhi = 50%
Rencana terlaksana = 50%.

Itu artinya, bila seseorang menggunakan kalimat yang mengandung conditional sentence type 1 ini, maka besar kemungkinan (terlaksananya rencana atau terpenuhinya syarat) berbanding --> 50% : 50%. Jadi tidak ada nilai kepastian didalamnya. Itulah sebabnya disebut sebagai kalimat yang mengandung pengandaian.
Kelak kita akan membahas Conditional Sentence Type II dan type III yang - memang - digunakan khusus untuk ber-andai-andai.

Catatan:
Bila kalimat yang digunakan tidak mengandung pengandaian atau tidak adanya unsur syarat dan rencana didalamnya, maka gunakan "When" dan bukan "If".

Contoh:
When you realize that it is your fault, please admit it.
(Jika kau menyadari kesalahanmu, akui saja)

They will finish the assignment when you need to.
(Mereka akan menyelesaikan tugas itu jika kamu menginginkannya).

atau,

They will come to you when you need them
(Mereka akan datang kepadamu jika kamu membutuhkan mereka).