Modal Auxiliary English Grammar

Belajar Grammar Bahasa Inggris | Pelg-grammar By Neth Herman

Modal Auxiliary merupakan bentuk Kata Bantu yang sering digunakan dalam tulisan dan percakapan Bahasa Inggris. Pembahasan mengenai modal auxiliary ini cukup panjang karena menyangkut penggunaan (modal auxiliary in use) dalam bentuk present, past dan perfect.
Secara mendasar, modal auxiliary terdiri atas 4 jenis:
  1. Will
  2. Can
  3. May
  4. Must

Keempat kata bantu tersebut digunakan baik dalam bentuk kalimat Nominal maupun kalimat Verbal.
Modal auxiliary termasuk jenis kata lexical dikarenakan modal auxiliary tidak hanya memiliki makna kekamusan tetapi juga fungsi dan kedudukan penting dalam struktur kalimat Bahasa Inggris. Pada penggunaan lanjutan, modal auxiliary memegang peranan penting dalam wujud bahasan English vocabulary yang didalamnya membahas banyak penggunaan modal auxiliary dalam wujud percakapan.

Secara mendasar, struktur kalimat yang didalamnya terdapat modal auxiliary berbentuk sbb:

Modal Auxiliary dalam Pola Kalimat Nominal


Bentuk kalimat nominal yang didalamnya mengandung modal auxiliary akan menggunakan BE dibelakang modal auxiliary tersebut.

Subject + Modal Auxiliary + Be + Complement

Secara rinci bentuknya sebagai berikut:
  • subject + can + be + complement
  • subject + may + be + complement
  • subject + must + be + complement
  • subject + will + be + complement

Dalam Pola Negative, anda hanya meletakkan NOT setelah modal auxiliary tersebut.
  • can not --> can't
  • may not --> mayn't (jarang digunakan)
  • must not --> mustn't
  • will not --> won't

Dalam Pola Interrogative, letakkan modal auxiliary didepan/diawal kalimat seperti berikut ini:
  • Will + subject + be + complement?
  • Can + subject + be + complement?
  • Must + subject + be + complement?
  • May + subject + be + complement?


Modal Auxiliary dalam Pola Kalimat Verbal


Modal auxiliary juga digunakan dalam kalimat verbal. Seperti pada Simple Future Tense dimana kata bantu Will digunakan, maka untuk membentuk Kalimat Verbal yang mengandung modal auxiliary, letakkan Bare-Infinitive dibelakang Modal auxiliary.

Subject + Modal Auxiliary + Bare Infinitive

Secara rinci bentuknya sebagai berikut:
  • subject + can + bare infinitive
  • subject + may + bare infinitive
  • subject + must + bare infinitive
  • subject + will + bare infinitive

Dalam Pola Negative, tetap meletakkan NOT setelah modal auxiliary tersebut.
  • can not --> can't
  • may not --> mayn't (jarang digunakan)
  • must not --> mustn't
  • will not --> won't

Dalam Pola Interrogative, letakkan modal auxiliary didepan/diawal kalimat seperti berikut ini:
  • Will + subject + bare infinitive?
  • Can + subject + bare infinitive?
  • Must + subject + bare infinitive?
  • May + subject + bare infinitive?

Catatan:
Perubahan kalimat positive ke kalimat negative atau interrogative tersebut tidak akan mempengaruhi bentuk modal auxiliary, be, complement ataupun kata kerjanya. Selain itu, modal auxiliary digunakan untuk seluru jenis subject dan padanannya.

Contoh penggunaan Modal Auxiliary dalam semua bentuk kalimat:
  • She can be on time. (Modal auxiliary berpola kalimat nominal)
  • I will help you (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
  • May I know?  (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
  • You may be right. (Modal auxiliary berpola kalimat nominal)
  • They must sleep early  (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
  • I can't say anything.  (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)
  • We won't be sad.  (Modal auxiliary berpola kalimat nominal)
  • He may not go. (Modal auxiliary berpola kalimat verbal)

Arti, Terjemahan dan Interpretasi Penggunaan Modal Auxiliary dalam suatu Bentuk Kalimat.

Bilamana can, may, must dan will digunakan dalam sebuah konteks kalimat, masing-masing anggota modal auxiliary dasar ini memiliki makna tersendiri sbb:

  1. Kata Bantu Modal "can"
    modal auxiliary can mengandung arti: bisa, dapat atau mampu. Artinya, [can] memiliki makna kemampuan dan ketidakmampuan (ability dan disability)
    contoh:
    Can I help you? (Dapat-kah saya membantumu?)
    .
  2. Kata Bantu Modal "may"
    modal auxiliary may mengandung arti: boleh atau mungkin. Sehingga may disebut sebagai kata bantu modal yang mengandung suatu kemungkinan (probability dan Permission).
    contoh:
    You may go now. (Anda boleh/mungkin pergi sekarang)

    .
  3. Kata Bantu Modal "will"
    modal auxiliary will mengandung arti: akan, hendak atau mau. Sehingga seringkali digunakan dalam pola kalimat Simple Future Tense dan Keinginan (willingness).
    contoh:
    I will tell you a secret. (Saya akan memberitahumu sebuah rahasia)
    Will you help me? (Mau-kah kau membantuku?)
    .
  4. Kata Bantu Modal "must"
    modal auxiliary must identik dengan suatu bentuk: keharusan (necessity), kepastian (certainty - terkadang mengandung absolutisme atau nilai mutlak).
    contoh:
    I must leave now (Saya harus berangkat sekarang).
    He must be crazy (Dia pasti sudah gila)*)
    .

*) Note:
kalimat "he must be crazy" tidak selalu berarti bahwa [he] benar-benar sudah gila.
Ini adalah cara mengungkapkan suatu bentuk kekonyolan baik dalam ucapan maupun tindakan/aksi. 

Padanan/Persamaan Modal Auxiliary Dasar

Modal auxiliary can, may, must dan will memiliki padanannya. Akan tetapi, bila padanan ini digunakan dalam sebuah konteks kalimat akan lebih cenderung membentuk suatu "penekanan" atau "penegasan" (baca: to emphasize) suatu maksud tertentu dari pembicaranya.

  1. Modal Auxiliary CAN
    Padanannya adalah: be + able + to + bare infinitive
    Contoh:
    I am able to complete the task on time. (Saya mampu menyelesaikan tugas itu tepat waktu).
    Untuk membentuk pola ini, gunakan be berdasarkan acuan waktu (tenses-nya) dan tambahkan kata kerja Bare Infinitive setelah "TO".
    .
  2. Modal Auxiliary MAY
    Padanannya adalah: be + probable + to atau be + possible + toContoh:
    It is possible to get closer. (Mungkin saja untuk lebih dekat lagi).
    Catatan: untuk may dengan makna "boleh" tidak memiliki padanannya.
    .
  3. Modal Auxiliary MUST
    Padanannya adalah: have to atau has to.
    Contoh:
    I have to go (Saya harus pergi).
    She has to help you (Dia harus membantumu).
    Catatan: untuk must dengan makna "pasti" tidak memiliki padanannya.
    Khusus pada modal auxiliary MUST ini, penggunaan MUST lebih memiliki tingkat kepastian (100%) ketimbang penggunaan Have to atau Has to.
    Selain itu, penggunaan Have to atau Has to bergantung pada subjectnya.
    Bila subjectnya berupa He, She, It atau padanannya, maka gunakanlah Has to. Dan, bilamana subjectnya berupa I, You, We, They atau padananya, maka gunakanlah Have to.
    .
  4. Modal Auxiliary WILL
    Padanannya adalah: be + going + to + bare infinitive
    Contoh:
    I am going to attend the party tomorrow evening. (Saya akan menghadiri pesta itu besok malam).
    Catatan: penggunaan be going to dapat pula digunakan dalam simple future tense sebagai bentuk alternatif pengganti Will atau Shall.
    .

Pada bahasan yang akan datang kita akan membahas mengenai modal auxiliary dalam bentuk Past dan Perfect.